IBX58914E5E678C7

Yayasan yang Didirikan Sukanto Tanoto Melahirkan Guru-Guru Kreatif


Lembaga pendidikan milik Sukanto Tanoto bernama Tanoto Foundation telah membentuk sebuah kegiatan baru demi mendukung guru atau pengajar di kelas. 

Dalam hal ini, mereka membuat sebuah program bernama Pelita Guru Mandiri. Pelita Guru Mandiri adalah program Tanoto Foundation dalam meningkatkan kapasitas dan kompetensi guru di pedesaan, termasuk, pembelajaran murid yang aktif, kreatif,efektif, dan menyenangkan. 

Pelita Guru Mandiri dimulai sejak 2010 dan sampai saat ini telah melatih lebih dari 8.000 guru di Jambi, Riau, dan Sumatera Utara.

Pada kegiatan ini, para guru dilatih sehingga dapat menerapkan proses belajar mengajar berkualitas tinggi, efektif, dan menyenangkan bagi murid, baik di dalam maupun di luar kelas. 

Selain itu juga, guru dilatih berbagai topik, seperti pengembangan dan penerapan pembelajaran kontekstual, pembelajaran kolaboratif antara guru dan siswa, dan pengelolaan kelas. 

Tanoto Foundation juga melakukan kunjungan berkala ke sekolah untuk pengamatan langsung dan memberikan pelatihan penyegaran untuk memastikan bahwa guru menjaga kualitasnya dalam mengajar.

Selain itu juga, pelatihan guru dilakukan dengan melibatkan guru lokal yang telah berhasil menyelesaikan pelatihan sebagai fasilitator program dan akhirnya menjadi peer educator (pelatih sesama guru). 

Tanoto Foundation telah melatih 230 guru sebagai peer educator. Guru-guru ini mengambil peran aktif dalam Kelompok Kerja Guru (KKG) dan Kelompok Kerja Kepala Sekolah (KKKS), sehingga guru yang tidak berpartisipasi secara langsung dalam pelatihan Tanoto Foundation, juga bisa menerima manfaat keterampilan dan pengetahuan yang diajarkan.

Setiap tahun, Tanoto Foundation memberikan pelatihan penyegaran bagi peer educator sebagai bagian dari pendidikan lanjutan profesional mereka.

Guru yang berpartisipasi dalam pelatihan, didorong untuk membentuk kelompok berdasarkan lokasi terdekat atau cluster

Hal ini memungkinkan para guru untuk berbagi pengalaman dan bertukar ide bagaimana menerapkan peningkatan kualitas di sekolah masing-masing.

Dengan adanya program Pelita Guru Mandiri ini, murid-murid menjadi lebih aktif di kelas. Mereka menjadi lebih sering bertanya dan mendorong diskusi kelompok. Murid-murid kini tidak hanya diam dan duduk di bangku masing-masing namun mereka lebih aktif bergerak untuk mengikuti proses pembelajaran di kelas. 

Selain itu juga, ada salah seorang guru yang juga merasakan manfaat dari kegiatan tersebut, yaitu Agus Wagio, S.Pd. seorang guru di SDN 180/V Lampisi Kecamatan Renah Mandaluh, kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jambi. 

Manfaat pelatihan tersebut dirasakan benar olehnya dan telah mengubah cara pandangnya terhadap profesi guru. 

Ia menyadari bahwa guru seharusnya berperan sebagai penggali potensi bagi murid-muridnya dan karena hal tersebut, Agus selalu berusaha mengasah kreativitas dirinya agar bisa mengajar sekaligus menularkan cara berpikir kreatif bagi murid-muridnya.

Kini, Agus menjabat sebagai Ketua Kelompok Kerja Guru dan langsung membuat program kerja untuk meningkatkan kreativitas guru di Renah Mendaluh. Dan itulah Yayasan yang Didirikan Sukanto Tanoto Melahirkan Guru-Guru Kreatif.


Share on Google Plus

About Dwi Rian

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment

0 komentar:

Posting Komentar